Memakai Majalah Sebagai Catatan Pustaka

November 7, 2020 by No Comments

Siapa yang tidak memahami majalah? Media cetak ini mempunyai banyak penggemar cocok dengan segmen yang dituju oleh tiap- tiap majalah. Terdapat majalah yang diperuntukan buat kanak- kanak sebab isinya yang menghibur, terdapat majalah buat ibu- ibu sebab berisi bermacam berbagai data serta panduan parenting, terdapat pula majalah yang mempunyai segmen bapak- bapak sebab berisi data tentang kendaraan serta lain sebagainya. Seluruh data tersebut sangat bermanfaat apabila digunakan oleh orang yang pas. Tidak hanya dipakai bagaikan media penyampai data serta hiburan, nyatanya majalah pula dapat dipakai bagaikan sumber rujukan riset yang nantinya dapat kalian masukkan ke catatan pustaka, lho.

Majalah jadi sumber referensi

Walaupun lumayan tidak sering dipakai bagaikan sumber refrensi, tetapi tidak menutup mungkin kalau majalah dapat jadi sumber data yang meyakinkan. Misalkan, kalian lagi melaksanakan riset tentang tipe tanaman tertentu. Kalian dapat mengenakan majalah yang muat tentang bermacam data seputar dunia tanaman bagaikan bahan rujukan. Metode menuliskan data dari majalah dalam catatan pustaka ialah perihal yang gampang.

1. Nama penulis

Telah tentu nama penulis yang membuat postingan wajib dicantumkan. Perihal ini dicoba bagaikan ungkapan rasa terima kasih atas data yang sudah diberikan. Dengan begini, penulis postingan hendak merasa terapresiasi atas kinerja yang sudah dicoba dalam pembuatan postingan.

2. Tahun terbit

Tahun penerbitan majalah jadi informasi berikutnya yang butuh diletakkan sehabis nama penulis. Perihal ini digunakan buat mempermudah pembaca yang lain kala mau membaca sumber rujukan yang sama.

Baca Juga : http://www.e-comerciojusto.org/ternyata-buku-antologi-juga-bisa-jadi-daftar-pustaka-lho/

3. Judul artikel

Penyusunan catatan pustaka hendak terasa kurang apabila tidak terdapat judul postingan yang tercantum. Dengan judul postingan yang ditulis secara benar pula jadi bahan apresiasi kepada penulis artikelnya.

4. Judul majalah

Rujukan yang memakai postingan dalam majalah harus mencantumkan judul majalahnya pula. Jangan hingga judul majalah tidak disebutkan sebab hendak mempengaruhi kredibilitas yang dipunyai oleh periset. Apabila judul majalah tidak diucap, besar mungkin tersebar asumsi kalau tidak terdapat rujukan yang sesungguhnya digunakan.

5. Bulan terbit& volume majalah

Bulan terbit serta volume majalah jadi informasi opsional yang dapat dicantumkan ataupun tidak. Perihal ini berkaitan dengan kebijakan redaksi majalah buat mencantumkan bula serta volume di tiap majalah. Umumnya, terdapat redaksi yang memutuskan buat mencantumkan volume majalah cocok dengan bulan terbit. Misal majalah yang diterbitkan pada Januari menampilkan volume I.

6. Tempat terbit

Sama semacam tipe catatan pustaka yang lain, tempat penerbitan pula harus dicantumkan. Perihal ini dicoba buat mempermudah orang lain dalam mencari sumber rujukan tersebut.

Informasi yang ditulis catatan pustaka diharap tidak memiliki kesalahan, baik dari segi informasi tersebut dengan kaidah penyusunan yang sudah didetetapkan. Menulis catatan pustaka dengan baik serta benar menampilkan gimana mutu periset.